INILAH.COM, Ngamprah - Walau telah ditetapkan DPRD Kabupten Bandung Barat (KBB) dalam dalam rapat paripurna tiga Perda, perubahan hari jadi atau hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari 2 Januari menjadi 19 Juni, ditentang keras tim perumus DPRD KBB periode lalu.
Mereka menilai, anggaran ratusan juta yang sudah dianggarkan pada saat itu menjadi percuma. Begitupun dengan yang dilakukan pada saat merumuskan HUT KBB sebelumnya menjadi sia-sia.
"Kami dengan tegas menentang perubahan hari jadi itu, dan kami jelas bertanya-tanya apa motif dibalik perubahan hari jadi ini," tegas mantan tim perumus HUT KBB, Hero Prihatnawan di Padalarang, Selasa (16/10/2012).
Menurut anggota DPRD KBB yang menjadi wakil ketua pansus hari jadi ini, dirinya menyayangkan adanya perubahan HUT KBB ini. Pasalnya, jawaban atas pertanyaannya kepada pansus perubahan hari jadi DPRD KBB yang sekarang dirasa sangat tidak memuaskan dan tidak tepat.
Diceritakan olehnya, ketika didebat terkait alasan penggantian 2 Januari menjadi 19 Juni pun tidak ada jawaban yang bisa diterima oleh akal sehat. Ia menyebutkan alasan 19 Juni yang merupakan kali pertama ditunjuknya Pejabat Sementara (PJs) Bupati KBB Tjatja Kuswara, sehingga jadi acuan lahirnya KBB tidak tepat.
"Pada saat Soekarno-Hatta membacakan teks proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai hari lahir Republik Indonesia, saat itu keduanya bukan sebagai presiden dan wakil presiden. Akan tetapi mereka baru dikukuhkan sebagai presiden dan wakil presiden pada 18 Agustus 1945. Tapi tidak serta merta peringatan hari lahir Republik Indonesia pada 18 Agustus," tambahnya.[ang]
Anda sedang membaca artikel tentang
Alasan Tak Logis, Perubahan HUT KBB Ditentang
Dengan url
https://pemerintahupdate.blogspot.com/2012/10/alasan-tak-logis-perubahan-hut-kbb.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Alasan Tak Logis, Perubahan HUT KBB Ditentang
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Alasan Tak Logis, Perubahan HUT KBB Ditentang
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar