INILAH.COM, Cianjur - Sebanyak empat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dikabarkan asal Kabupaten Cianjur diduga bermasalah selama kerja di Dubai, Uni Emirat Arab.
Saat ini, kabarnya ke empat TKI itu bersama belasan TKI lainnya dari berbagai daerah sudah dipulangkan ke wilayahnya masing-masing.
Namun, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur belum menerima informasi pemulangan TKI bermasalah tersebut.
"Kami baru tahu sekarang informasinya. Kami akan segera mengecek informasi ini ke kementerian dan BNP2TKI," kata Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur Sumitra didampingi Kabid Bina Ketenagakerjaan R Finy Hikmat kepada INILAH.COM di ruang kerjanya, Selasa (16/10/2012).
Selain mengecek kebenaran informasi itu ke kementerian dan BNP2TKI, menurut Sumitra, pihaknya juga akan melakukan cek dan ricek di data base berdasarkan hasil rekomendasi TKI dari Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur. Pasalnya, hingga saat ini tidak ada kabar koordinasi kepulangan empat TKI
itu.
"Kalau TKI yang berangkat memiliki rekomendasi dari dinas, tentunya di data base pasti ada. Apalagi saat ini data base kita sudah online. Kecuali TKI yang berangkat tanpa rekomendasi, tentunya kita tidak memiliki datanya," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat TKI yang dipulangkan akibat bermasalah itu yakni Mulyani binti Supyan Mulyana, Aih Solihat binti Deden
Salim, Lilis binti Sahna Durahman, dan Masitoh binti Padi Junaedi. Keempatnya termasuk di antara 15 TKI bermasalah yang dipulangkan dari Dubai. Mereka mengalami berbagai persoalan dengan majikan dan kabur mencari perlindungan ke KJRI Dubai.[jul]
Anda sedang membaca artikel tentang
Disnaker Belum Dapat Kabar TKI Bermasalah di Dubai
Dengan url
https://pemerintahupdate.blogspot.com/2012/10/disnaker-belum-dapat-kabar-tki.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Disnaker Belum Dapat Kabar TKI Bermasalah di Dubai
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Disnaker Belum Dapat Kabar TKI Bermasalah di Dubai
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar