INILAH.COM, Jakarta- Sejumlah DPC Partai Demokrat menilai pelaksanaan musyawarah daerah Demokrat Jawa Barat tidak lagi demokratis, serta tidak mencerminkan prinsip politik yang santun.
Penilaian itu disampaikan Ketua DPC PD Kota Depok Agung Witjaksono dan Ketua DPC PD Kota Bekasi Andi Zabidi di Jakarta, Selasa, menanggapi terkatung-katungnya agenda Musda itu.
"Ditunda dengan alasan yang tidak jelas maka saya menyebut ini musda dagelan. Pihak DPP yang bertugas tidak serius menjalankan musda. Sejak awal kita lihat musda tidak berjalan sebagaimana mestinya," kata Agung Witjaksono.
Dia juga menuturkan bahwa rapat musda tersebut tidak lagi mencerminkan prinsip politik santun dan cerdas yang diajarkan Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono.
Musda itu pada Senin malam (22/10) ditunda dan diumumkan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (23/10) pukul 09.00 WIB akibat tidak hadirnya unsur DPP yang memimpin rapat dan sebagian pengurus partai dari salah satu kandidat tidak terlihat di ruang rapat.
Menurut Agung, kalau mengacu kepada tata tertib, musda dapat dilanjutkan karena yang hadir 15 dari 26 peserta. Artinya sudah lebih dari setengah.
"Jadi ini bisa disebut musda dagelan karena tata tertib tidak dijalankan secara konsisten. Saya melihat unsur DPP yang bertugas melaksanakan musda menunjukkan proses demokrasi yang rendah kualitasnya," ujar Agung.
Ditegaskannya pula bahwa musda PD Jawa Barat adalah yang terlama persiapannya, hampir dua tahun, tapi kejadian penundaan tanpa alasan jelas ini menjadi suatu kemunduran.
"Ini sangat berbeda dengan apa yang selalu diajarkan Ketua Dewan Pembina Pak SBY. Ini pertunjukan demokrasi yang rendah kualitasnya. Terkesan dipaksakan dan ditunda tanpa alasan," lanjut Agung.[ito]
Anda sedang membaca artikel tentang
DPC Nilai Musda Demokrat Jabar Dagelan
Dengan url
https://pemerintahupdate.blogspot.com/2012/10/dpc-nilai-musda-demokrat-jabar-dagelan.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
DPC Nilai Musda Demokrat Jabar Dagelan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
DPC Nilai Musda Demokrat Jabar Dagelan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar