INILAH.COM, Jakarta- Sejumlah DPC Partai Demokrat menilai pelaksanaan musyawarah daerah Demokrat Jawa Barat tidak lagi demokratis, serta tidak mencerminkan prinsip politik yang santun.
Berdasarkan perkembangan terakhir, Irfan Suryanagara yang merupakan Ketua DPRD Jawa Barat dan Iwan Sulandjana Ketua DPD Jawa Barat adalah dua kandidat kuat yang bertarung.
Musda Partai Demokrat di buka oleh Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Senin siang (22/10), di Sentul International Convention Centre (SICC) Sentul, Bogor.
Setelah dibuka, rencananya rapat dilanjutkan pada pukul 19.00 WIB dengan agenda pertama pemilihan pimpinan sidang. Rapat itu seharusnya dipimpin langsung oleh unsur DPP PD. Lalu dilanjutkan dengan agenda kedua pengesahan tata tertib.
Namun, hingga hampir pukul 23.00 WIB belum ada tanda-tanda rapat akan dilanjutkan hingga terdengar pengumuman dilanjutkan Selasa pagi.
Ketua DPC PD Kota Bekasi Andi Zabidi menyampaikan kekecewaan akibat musda yang dinilainya tak demokratis itu.
"Saya sebagai peserta menyesalkan aturan tidak dijalankan sebagaimana mestinya di musda ini. Tidak ada penjelasan panitia dan tidak ada pimpinan sidang di tempat padahal peserta sudah memenuhi kuorum. Suasananya jadi tidak demokratis," kata Andi Zabidi.
Andi juga menyayangkan adanya indikasi musyawarah di luar musda itu. Musda PD Jabar telah tercoreng dengan adanya pembicaraan-pembicaraan untuk mengambil keputusan di luar rapat.[ito]
Anda sedang membaca artikel tentang
Musda Demokrat Jabar, Irfan-Iwan Menguat
Dengan url
https://pemerintahupdate.blogspot.com/2012/10/musda-demokrat-jabar-irfan-iwan-menguat.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Musda Demokrat Jabar, Irfan-Iwan Menguat
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Musda Demokrat Jabar, Irfan-Iwan Menguat
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar