Perlu 30 Tahun untuk Revitalisasi Pasar di Jabar

Written By Unknown on Selasa, 06 November 2012 | 11.02

INILAH.COM, Bandung - Pemerintah provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat telah menganggarkan dana revitalisasi pasar tradisional sebesar Rp15 miliar pada 2013.

Dana tersebut akan diberikan kepada 15 pasar tradisional di kabupaten/kota di Jabar. Meski begitu, dana tersebut dinilai minim mengingat banyaknya jumlah pasar tradisional di Jabar yang perlu direvitalisasi.

Kepala Disperindag Jabar Ferry Sofwan Arief mengatakan program revitalisasi pasar tradisional di Jabar telah bergulir sejak 2005.

Setiap tahun, terdapat sekitar 10 pasar yang mengajukan revitalisasi ini tergolong dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2005-2013.

"Tahun depan sekitar Rp15 miliar untuk 15 pasar tradisional di kab/kota di Jabar," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (5/11/2012).

Dia menjelaskan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian dan fasilitas provinsi pada kabupaten/kota untuk membenahi pasar tradisional. Pemerintah kab/kota yang menentukan pasar tradisional yang layak mendapat kucuran dana bantuan revitalasi.

"Pasar yang mendapat bantuan harus berkriteria penyumbang perekonomian pada wilayah sekitarnya," katanya.

Lebih lanjut dia menuturkan dana senilai Rp1 miliar per pasar tradisional dinilai belum memenuhi permintaah pemerintah kab/kota. Sebab, pengajuan kebutuhan revitalisasi bisa mencapai Rp20 miliar.

Pemprov Jabar, katanya, belum bisa memberikan bantuan sebesar keinginan pemerintah kab/kota. Pasalnya, anggaran pemprov sangat terbatas sedangkan bantuan dari kementerian perdagangan pun hanya sekitar Rp5 miliar.

"Uang Rp1 miliar itu kalau masuk ke pasar seperti tidak kelihatan jadi apa-apa," bebernya.

Meski pada 2013 terdapat 15 pasar tradisional yang mendapat bantuan dana revitaslisasi namun belum sebanding dengan jumlah pasar tradisional di Jabar yang mencapai 690 pasar. Untuk itu, pemberian dana bantuan diberikan berdasarkan skala prioritas.

Menurutnya, jika anggaran revitalisasi masih mengucur minim setiap tahunnya, revitalisasi seluruh pasar tradisional diprediksi bisa memakan waktu sampai 30 tahun. Karena itu, pihaknya meminta pemerintah kab/kota mengajukan hal yang sama langsung ke kementrian.

"Kalau ke kementerian dapatnya ada yang Rp5-15 miliar," katanya.

Ferry mencontohkan Pasar Jasinga, Kabupaten Bogor menjadi salah satu pasar yang mendapatkan bantuan senilai Rp15 miliar dari kementerian. Hal yang sama juga dilakukan pasar Karang Ampel, Indramayu yang mendapatkan kucuran senilai Rp10 miliar dan Rp5 miliar Pasar Pasalarang Trusmi, Cirebon sebesar Rp5 miliar.

"Rata-rata ajuan daerah untuk revitalisasi adalah pembenahan infrastruktur pasar," pungkasnya. [ito]


Anda sedang membaca artikel tentang

Perlu 30 Tahun untuk Revitalisasi Pasar di Jabar

Dengan url

https://pemerintahupdate.blogspot.com/2012/11/perlu-30-tahun-untuk-revitalisasi-pasar.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Perlu 30 Tahun untuk Revitalisasi Pasar di Jabar

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Perlu 30 Tahun untuk Revitalisasi Pasar di Jabar

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger