INILAH, Bandung - Paket lelang yang diproses secara elektronik (e-proc) dengan menggunakan Sistem Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (SPSE) di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat semakin meningkat.
Hal itu dibuktikan dengan 16 Kabupaten/Kota sudah melaksanakan keseluruhan paket lelang melalui e-proc. Hal itu berdasarkan data dari Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat .
Menurut Ketua Balai LPSE Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah, Kabupaten/Kota itu antara lain; Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Purwakarta.
"Perkembangan tersebut menunjukkan komitmen Kepala Daerah terhadap e-proc makin meningkat. Data di berbagai LPSE System Provider, seperti Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi dan Kota Banjar sudah 100 persen melalui e-proc," katanya.
"Demikian pula yang masih menggunakan SPSE pada LPSE Provinsi Jawa Barat, seperti Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, sudah mencapai 100 persen dari pengadaan yang masuk kategori tender," ujar Ika dalam rilis yang diterima INILAH, Jumat (5/10/2012).
Ika menyatakan perkembangan tersebut sangat menggembirakan, khususnya bagi upaya mewujudkan good governance di seluruh kawasan Provinsi Jawa Barat. Diharapkan dengan proses pengadaan yang bersih melalui SPSE dapat menyediakan barang/jasa yang berkualitas.
Pada akhirnya mendorong akselerasi pembangunan untuk kesejahteran bagi warga Jawa Barat. Penggunaan SPSE juga memudahkan audit karena tersedia fitur e-audit yang dapat digunakan untuk pengawasan.
"Ini memudahkan bagi pemeriksa ataupun penyidik apabila diduga atau dicurigai ada penyimpangan dalam proses pengadaan," tuturnya.
Ika menambahkan, SPSE juga memudahkan publik memantau proses pengadaan barang/jasa pemerintah. Dengan partisipasi warga dalam memantau lelang, diharapkan akuntabilitas dan transparansi pengadaan barang/jasa pemerintah terus meningkat.[ito]
Anda sedang membaca artikel tentang
16 Kabupaten/Kota di Jabar 100% Gunakan E-Proc
Dengan url
https://pemerintahupdate.blogspot.com/2012/10/16-kabupatenkota-di-jabar-100-gunakan-e.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
16 Kabupaten/Kota di Jabar 100% Gunakan E-Proc
namun jangan lupa untuk meletakkan link
16 Kabupaten/Kota di Jabar 100% Gunakan E-Proc
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar